Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Thursday, March 21st 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
2016, TV Digital Gantikan Analog
March 04st 2009
 

JAKARTA – Delapan tahun lagi siaran televisi (TV) analog tenggelam dan digantikan siaran TV berteknologi digital. Ini berarti dua tahun lebih cepat dari targety cebelumnya. Bisnis set top box (perangkat penerima siaran digital pada TV analog) bakal menjadi primadona.

 

            Demikian penegasan Dirjen Sistem Komunikasi Dan Informasi Depkominfo Freddy Tulung saat penandatanganan kerja sama pengadaan set top box Polytron di Jakarta Selasa (3/03). Road map-nya dimulai dari sosialisasi TV digital dan uji coba selama Maret-September 2009,” kata Freddy. Setelah itu, antara 2010-2012 siaran TV digital akan memasuki tahap sosialisasidan pemberian izin.

 

            Pemerintah memperkirakan penyiaranmemasuki kota-kota besar antara 2013-2016. Dalam dua tahun berikutnya, 2017-2018, seluruh Indonesia sudah terjangkau sehingga TV Digital mengudara resmi pada 2018. “Tapi, meliht perkembangannya, saya perkirakan 2016 malah sudah seluruh Indonesia memakai TV Digital,” kata Freddy.

 

            Menkominfo Muhammad Nuh telah memberikan sinyal  untuk menguji coba

Pengimplementasi  TV Digital pada tahun ini. Uji coba itu dilakukan oleh lembaga penyiaran Negara (LPN) yang tak lain adalah TVRI, lembaga penyiaran swasta (LPS), dan penyedia perangkat TV mobile. “Masih ada uji coba yang telah dan akan dilakukan oleh penyelenggara siaran. Uji coba ini akan menjadi dasar untuk menentukan model bisnis TV Digital,” ujar Menkominfodi Jakarta, Senin(2/3).

 

            Melihat potensi pasar TV Digital Indonesia yang amat besar, Freddy mengatakan, beberapa Negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, dan Tiongkok menyatakan minatnya untuk bersama-sama membangun infrastruktur TV digital di Tanah Air. Dia menyebutkan, jumlah penduduk Indonesia mencapai 230 juta jiwa. Selain itu, jangkauan siaran televise analog saat ini telah mencakup 50 juta jiwa penduduk negeri. Sebanyak 75% dari populasi itu sudah menikmati siaran televise. Ini adalah potensi pasar TV didgital kelak.

            Oleh karena itu untuk merealisasikan siaran TV digital itu, enam stasiun TV swasta nasional, ANTV, MetroTV, SCTV, TransTV, Trans7, dan TVOne juga telah membentuk konsorsium Televisi Digital Indonesia (KTDI). Ishadi menjadi dirut PT KTDI itu. Konsorsium ini sepakat untuk membangun infrastruktur bersama untuk penyiaran TV digital teresterial dengan menggunakan system digital video broadcasting teresterial (DVB-T). Sistem ini kata dia, memiliki keunggulan, seperti kualitas gambar yang lebih baik, tidak ada noise, bayangan atau gost , interaktif. Ada juga fitur electronic program guide (EPG) yang menampilkan jadwal acara sampai beberapa hari ke depan dan penerimaan yang lebih meski saat bergerak (mobile).

            Kelebihan lainnya adalah efisiensi di banyak hal, diantaranya adalah efisiensi pada spectrum (bandwith) network transmission, transmission power,. Dengan keunggulan tersebut, system penyiaran DBV-T sangat tepat untuk diimplementasikan di Indonesia yang jumlah penduduknya sangat besar. Ishadi memperkirakan, Implementasi TV digital bakal lebih cepat lagi, bila harga set top box menyentuh 100 ribu per unit. Keterjangkauan harga perangkat penerima siaran TV digital itu akan memperluas penggunaan TV digital. “Perluasan itu mempercepat realitisasinya tayangan TV digital di Indonesia,” kata Ishadi.

Saat ini set top box dilepas dipasar dengan harga sekitar RP 425 ribu per unit, bila harganya menurun, volume penjualan set top box ini bakal mencapai 30-40 juta unit dalam 3-4 tahun ke depan. “Hukum permintaan dan penawaran yang berlaku di sini, permintaannya makin tumbuh, maka produksinya makin missal dan harganya pun menjadi murah,” papar dia. Sementara itu, RelationshipMarketing, Advertisment, & promotion managerPT Hartono Istana Teknologi –produsen Polytron-  Santo Kadarusman mengatakan, pihaknya akan memproduksi 5.000 unit set top box per bulan. “Kami juga akan memasarkan yang sudah dipasang perangkat penerima siaran TV digital sehingga tidak perlu tambahan peralatan,” kata santo.

Sumber : Investor Daily
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us