Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Wednesday, January 23rd 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
BI: Perlu Kebijakan Moneter "Unconvetional"
March 17rd 2009
 

JAKARTA-Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom mengatakan kebijakan moneter berupa penurunan suku bunga tidak cukup untuk menstimulus ekonomi, diperlukan kebijakan moneter tidak konvensional lainnya.

"Justru stimulus moneter berupa penurunan suku bunga itu tidak cukup untuk menstimulus ekonomi, harus ada bentuk yang unconvetional yang lain," katanya di Jakarta, Selasa (17/3) malam.

Menurut dia, kebijakan unconventional tersebut saat ini telah dilakukan beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris. Hal ini terutama di dorong oleh efektivitas penurunan suku bunga belum terasa padahal suku bunga telah mendekati nol persen.

"Makanya seperti Amerika yang membeli toxid asset (aset bermasalah seperti subprime mortgage) perbankan dan lembaga keuangannya. Dan Inggris beli t-bills, treasury bonds, itu kan sebenarnya penciptaan uang, itu unconventional monetary policy. Suku bunga di negara-negara tertentu mendekati zero," katanya.

Ia menambahkan, untuk Indonesia memang masih memiliki ruang cukup banyak untuk menurunkan suku bunga BI rate yang saat ini di level 7,75 persen.

Namun demikian dalam kondisi ketidakpastian yang tinggi dan ketidakpercayaan, efektivitas kebijakan moneter penurunan suku bunga menjadi lemah dalam mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit. "Itu sebabnya negara-negara dianjurkan untuk melihat bentuk stimulus yang unconventional," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan BI saat ini agar perbankan kembali menyalurkan kredit adalah dengan mengubah aktiva tertimbang menurut resiko (ATMR).

Sementara BI sendiri selama tiga bulan pertama 2009 telah melakukan penurunan suku bunga acuan BI rate secara agresif. Suku bunga BI rate dalam tiga bulan terakhir turun 1,5 persen. Saat ini BI rate berada di level 7,75 persen.

Sumber : Kompas.com
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us