Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Sunday, March 24th 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Direktur Ciputra Properti: Waspadai Bisnis Properti Kelas Atas
April 01th 2009
 
Jakarta - Segmen properti kelas atas akan terkena dampak dari krisis global. Namun krisis global secara umum diyakini belum akan memberikan pengaruh besar ke bisnis properti di Indonesia mengingat properti kelas atas hanya mengambil porsi yang cukup kecil.

Setidaknya itulah sikap optimisme Direktur PT Ciputra Properti Tbk (CTRP) Artadinata Djangkar dalam memandang prospek bisnis properti yang diembannya.

Ciputra yang memiliki fokus bisnis properti segmen kelas menengah, mewakili pemain-pemain properti di kelas yang sama, mengaku belum melihat adanya tanda-tanda perlambatan kinerja.

Berikut hasil wawancara detikFinance dengan Artadinata usai paparan di kantor pemasaran Ciputra World, Jl Prof Dr Satrio, Jakarta, Selasa (31/3/2009):

Bagaimana kondisi industri properti di Indonesia?

Saya pikir secara umum bisnis properti di Indonesia masih cukup bagus, khususnya di segmen kelas menengah. Ciputra yang bergerak di segmen kelas menengah belum melihat adanya tanda-tanda kemunduran atau perlambatan dari segi daya beli.

Jadi segmen mana yang terkena dampak krisis global?

Saya melihat bisnis properti kelas atas akan mengalami perlambatan yang cukup tajam dengan adanya krisis global ini. Properti kelas atas harus hati-hati, karena di satu sisi kompetisinya sudah sangat ketat, di sisi lain ada faktor krisis ekonomi global yang bisa mempengaruhi daya beli properti papan atas.

Bukannya segmen properti kelas menengah bawah ikut terkena dampak, seperti pada rusunami Kalibata misalnya?

Sejauh yang saya tahu, masalah beberapa rusunami itu bukan karena terkena imbas krisis global, melainkan lebih kepada masalah perizinan. Jadi yang saya tahu, ada masalah perizinan dalam beberapa proyek rusunami. Masalah ini terjadi karena ada pergantian Gubernur DKI Jakarta. Jadi bukan disebabkan oleh krisis ekonomi global.

Jadi secara umum sebenarnya prospek bisnis properti di Indonesia masih sangat bagus. Saya belum melihat ada proyek-proyek properti yang benar-benar mandek. Ada perlambatan mungkin, tapi tidak mandek kok.

Beberapa pengembang memang sedikit menahan diri untuk melakukan ekspansi dan promosi. Akan tetapi, saya kira itu wajar dilakukan terutama jika memperhitungkan kondisi ekonomi makro Indonesia tahun ini. Saya kira itu dilakukan sebagai tindakan antisipatif saja, bukan karena krisis ekonomi global akan berdampak langsung ke bisnis properti.

Jadi sampai kapan para pengembang akan menahan diri untuk ekspansi ataupun promosi?

Dengan asumsi kondisi perekonomian masih positif, saya kira paling cepat slow down akan mulai kembali pulih akhir tahun ini. Tentunya dengan catatan kondisi ekonomi makro tidak berubah-ubah. Tapi kan dengan kondisi tidak menentu seperti ini, sulit memperkirakan secara pasti apa yang akan terjadi di waktu-waktu mendatang.

Saya pribadi masih sangat optimis dengan prospek bisnis properti, tentunya setelah melihat belum adanya tanda-tanda kemunduran selama 3 bulan pertama tahun ini. Akhir tahun lalu kan banyak yang memperkirakan bisnis properti akan sangat terpukul tahun ini. Namun yang saya lihat tidak juga, kecuali beberapa pemain properti yang fokus di segmen kelas atas.

Jadi Ciputra tetap fokus di segmen kelas menengah?

Ya tentu saja. Memang fokus bisnis kami di segmen kelas menengah.

Untuk saat ini, jenis properti apa yang paling bagus untuk investasi?

Kalau bicara umum, baik segmen komersil maupun residence memiliki potensinya masing-masing. Namun banyak pendapat umum yang mengatakan kalau untuk sektor residensial, investasi di apartemen lebih memberikan tingkat sewa yang jauh
lebih tinggi ketimbang investasi di sektor perumahan.

Hanya saja, investasi di properti apartemen lebih untuk jangka pendek, karena untuk tingkat kenaikan nilai, investasi di apartemen jauh lebih lambat dari perumahan.

Kalau investasi di sektor perumahan, tentunya ini untuk para investor properti jangka panjang. Investasi di perumahan, dari segi tingkat sewa, kurang memiliki return yang cepat dari apartemen. Namun di sisi lain, investasi di sektor perumahan cocok untuk para investor properti jangka panjang, karena kenaikan harga properti perumahan bisa berkali lipat dalam jangka panjang.

Jadi ini sangat tergantung pada karakter masing-masing investor properti.

Kalau investasi di sektor properti komersil?


Nah, ini yang paling sulit diperkirakan. Sektor properti komersil itu sangat memiliki ketergantungan dengan iklim sekitarnya. Misalnya, investasi ruko atau kios. Kelangsungan investasi ini sangat bergantung pada perkembangan bisnis di sekitar lokasi. Kalau lokasinya tepat dan strategis, bisa saja mendatangkan keuntungan yang sangat tinggi. Tapi terkadang variabel-variabelnya sulit diukur.

Menurut saya, investasi di sektor properti komersil memiliki risiko yang sangat tinggi, karena dalam kondisi seperti ini, sulit memperkirakan apakah komplek ruko atau kiosk tersebut bisa unggul atau tidak.

Singkatnya, boleh dibilang investasi di sektor residensial lebih memiliki potensi ketimbang sektor komersil?

Ya boleh dibilang seperti itu. Tapi seperti yang saya bilang tadi, semuanya memiliki potensinya masing-masing dan sangat bergantung pada karakter masing-masing investor properti.

Sumber : Detik.com

 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us