Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Sunday, March 24th 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Perawatan Fokker 27 TNI Belum Memadai
April 08th 2009
 

JAKARTA. Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengakui perawatan pesawat angkut jenis Fokker 27 belum memadai. Salah satu imbasnya adalah musibah jatuhnya pesawat angkut Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Landasan Udara Husein Sastranegara, Senin (6/4).

"Mengecek kelayakan terbang memang sudah prosedur tetap, tapi kami akan lebih teliti karena tahun pembuatannya memang sudah tua," jelas Panglima TNI Djoko Santoso di Istana Negara, Selasa (7/4). Namun, Panglima menolak menjelaskan apakah masalah perawatan itu lantaran anggaran yang minim.

Meski sudah berusia rata-rata di atas 30 tahun, Panglima mengatakan pesawat Fokker naas milik TNI Angkatan Udara itu telah melalui proses pengecekan kelayakan terbang.

Menurutnya, musibah itu lebih disebakan karena faktor cuaca. "Pesawatnya layak terbang, tapi saat hendak mendarat ada hantaman angin," kata Panglima.

Meski demikian saat ini pihak TNI sedang menyelidiki sebab musabab musibah yang merenggut 24 korban jiwa anggota TNI AU itu. " Ada tiga hal yang dilihat yaitu human error, cuaca, atau mesin pesawatnya," ujar Panglima

Sebelumnya, Senin (6/4), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Panglima TNI menggelar pemeriksaan kelayakan terhadap seluruh pesawat TNI AU. Selain itu, Presiden juga meminta Panglima melakukan investigasi menyeluruh.

Sementara itu, Departemen Pertahanan masih menunggu hasil investigasi pihak TNI sebelum mengambil keputusan terhadap pesawat angkut tersebut. "Sebaiknya kami menunggu dulu hasil investigasi TNI AU sebelum mengambil keputusan," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Istana Negara, Selasa (7/4).

Sekadar informasi, berdasarkan rencana strategis Mabes TNI AU tahun 2005 sampai 2009, pesawat angkut jenis Fokker 27 masuk dalam daftar armada TNI yang harus pensiun. Sebab, dari tujuh pesawat angkut Fokker 27 buatan 1975, hanya empat yang masih siap terbang.

Sumber : kontan.co.id

 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us