Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Wednesday, January 23rd 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Bank Century Segera Keluar dari Pengawasan BI
April 29rd 2009
 
Jakarta - Bank Century segera keluar dari pengawasan khusus Bank Indonesia (BI) setelah kinerjanya membaik beberapa waktu terakhir.

"Saat ini kemungkinan hanya masalah administrasi saja, sebentar lagi saya kira kita telah dapat keluar dari pengawasan khusus," kata Direktur Utama Bank Century Maryono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, saat ini persyaratan untuk keluar dari pengawasan khusus BI telah banyak terpenuhi. Rasio kecukupan modalnya telah mencapai di atas syarat BI sebesar delapan persen.

Selain itu, pihaknya juga telah melunasi pinjaman Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dari BI sebesar Rp600 miliar.

Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah telah mencapai lima persen dan GWM valuta asing di atas satu persen. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) sejak Januari 2009 hingga Maret 2009 telah meningkat Rp396 miliar.

Di sisi lain, indikator kredit bermasalah juga terus membaik. Kredit bermasalah (NPL) yang semula 14,8 persen pada Desember 2008, pada Maret 2009 telah turun menjadi 10,39 persen.

Sementara volume transaksi "bank notes" rata-rata per bulan mencapai 5 juta dolar AS, bahkan pihaknya memperoleh pendapatan Rp4 miliar dalam transaksi ini.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah keluar dari beberapa batasan dalam pengawasan khusus, sehingga bisa melaksanakan ekspansi usaha.

"Dengan demikian, kini Bank Century diizinkan untuk melakukan rencana ekspansi bisnis dan dikeluarkan dari pembatasan pertumbuhan aset, seperti penyaluran kredit dan pembelian surat berharga," katanya.

Sementara Direktur Treasury Bank Century, Ahmad Fajar, mengatakan, ia yakin dalam beberapa waktu ke depan pihaknya telah mendapatkan keputusan keluar dari pengawasan khusus BI.

"Biasanya menunggu laporan keuangan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik. Kita baru akan selesai pada mingu-mingu depan," katanya.

sumber:antaranews
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us