Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Sunday, March 24th 2019  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Malaysia Tak Mau Mengalah Soal Ambalat
May 20th 2009
 
Jakarta - Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengungkapkan Malaysia bertahan dengan klaimnya atas Ambalat sehingga perundingan Indonesia dan Malaysia tentang status perbatasan Blok Ambalat ini belum mencapai kesepakatan.

"Perundingan masih berlanjut antara Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional, Deplu dengan pihak Malaysia," kata Juwono kepada ANTARA di Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu, saat menghadiri Dialog Budaya Satu Abad Kebangkitan Nasional.

Juwono menuturkan, hingga saat ini Malaysia tidak mau mengalah atas penguasaan laut Blok Ambalat yang disengketakan kedua negara sehingga akhir perundingan belum bisa dipastikan.

"Kita belum tentukan, tergantung dari Menlu dan Pak Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional," katanya.

Di bawah Peraturan Presiden Nomor 21 tahun 2008, Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta standardisasi teknis bidang hukum dan perjanjian internasional.

Juwono menjelaskan, para ahli hukum internasional sebenarnya menilai penguasaan Blok Ambalat oleh Malaysia itu bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional.

Oleh karena itu, Indonesia telah mengirimkan enam kapal perang ke daerah perbatasan itu.

"Kehadiran tentara supaya mereka (Malaysia) tidak serta merta mengolah minyak yang sekarang masih dalam status sengketa. Kita jaga jarak," katanya.

Dia mengungkapkan, Indonesia terpaksa menempuh sistem pengawasan pulau-pulau terluar melalui patroli bergilir karena belum bisa menempatkan pasukan di setiap pulau mengingat upaya itu membutuhkan bantuan logistik penuh.

Menteri Pertahanan juga menyatakan, penempatan pasukan di pulau-pulau terluar hanya dilakukan jika ada potensi sengketa atau klaim dari negara lain atas pulau-pulau terluar itu.

"Kemudian kita lihat nilai pulau itu, apakah dekat dengan kandungan minyak dan gas atau tidak. Jika tidak, cukup dengan patroli," kata Juwono.

Sumber : antaranews.com
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us