Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Saturday, November 18th 2017  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
MA Hukum Koruptor "Water Boom" Sembilan Bulan
August 28th 2009
 
Jambi - Mahkamah Agung (MA) memutuskan hukuman sembilan bulan penjara terhadap terdakwa korupsi, A Rahman SE, mantan Kepala Kas Daerah (Kasda) Provinsi Jambi terkait kasus korupsi pembangunan taman wisata "Water Boom" Pal Merah Jambi senilai Rp7 miliar tahun 2005.

"Pengadilan Negeri Jambi hanya menerima petikan putusan kasasi dari MA atas nama A Rahman yang menjalani hukuman sembilan bulan penjara," kata Humas PN Jambi, Hidayat Hasyim SH, Kamis.

Dalam amar putusan hakim MA dinyatakan, di antaranya menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi, kedua menolak permohonan kasasi diajukan terdakwa A Rahman dan ketiga membebankan kepada terdakwa untuk membayar uang perkara sebesar Rp2.000.

Dengan adanya petikan tersebut MA menguatkan putusan dari Pengadilan Tinggi (PT) Jambi tertanggal 21 Agustus 2007 atas banding terdakwa A Rahman dengan hukuman sembilan bulan penjara denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan.

Sementara itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, A Rahman SE didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dan dihukum oleh majelis hakim PN Jambi yakni sembilan bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan.

Kasus korupsi water boom tersebutg terungkap setelah dana yang semula telah dianggarkan senilai Rp21 miliar oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui APBD tahun 2005 dikerjakan oleh terdakwa Sudiro Lesmana sebagai kontraktor.

Namun dalam pelaksanaannya pekerjaan tersebut diduga telah digelembungkan ternyata dananya tidak sebesar itu dan setelah diungkap kasusnya dana dari ABPD dihentikan dan hanya dikucurkan senilai Rp7 miliar untuk pembangunan tahap awal.

Kasus korupsi ini telah melibatkan beberapa orang tersangka atau terdakwa yakni Sudiro Lesmana sebagai kontraktor, mantan Kepala Dinas Pariwisata Jambi, Syamawi Darahim dan A Rahman yang kini harus menjalani putusan kasasi MA tersebut.

Sedangkan untuk dua terdakwa lainnya yakni Aken Purban, sebagai pimpinan proyek (Pimpro) dan Ade Santos (rekanan) yang masih menunggu putusan petikan MA atas kasasi mereka.

antaranews.com
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us