Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Sunday, November 19th 2017  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Dunia Terancam Krisis Kelangkaan Minyak
October 09th 2009
 
Jakarta - Satu laporan terbaru dari Pusat Penelitian Energi Inggris (UKERC) menyebutkan, produksi minyak dunia kemungkinan mencapai puncaknya sebelum 2030, atau paling cepat sebelum 2020.

Laporan itu menilai, Inggris bukan satu-satunya pihak yang tidak siap menghadapi masa itu, padahal minyak bumi menyuplai sepertiga kebutuhan energi dunia.

Laporan pakar tersebut menyebutkan bahwa manusia tengah memasuki satu era produksi minyak yang lamban sekaligus mahal karena sumber energi minyak kian sulit ditemukan, diekstraksi dan diproduksi.

Penemuan ladang-ladang minyak baru besar seperti di Teluk Meksiko yang baru-baru ini diumumkan, hanya akan memperlambat puncak (kelangkaan energi minyak) dalam hitungan hari atau minggu saja.

Sementara upaya mempertahankan tingkat produksi minyak global pada tingkat sekarang ini, setiap tiga tahun, akan membutuhkan sumber energi minyak baru yang setara dengan yang dipunyai Arab Saudi sekarang.

Menurut penelitian itu, tertundanya puncak produksi minyak konvensional sampai setelah tahun 2030 adalah perkiraan paling optimistis, sekaligus sebagai keadaan terburuk.

Sedangkan berdasarkan ketergantungan dunia yang amat besar pada miyak bumi dan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan energi alternatif memakan waktu lama, maka tahun 2030 tidaklah terlalu lama.

"Yang memprihatinkan adalah naiknya harga minyak akan mendorong meningkat cepatnya pengembangan energi alternatif yang malah mengintensifkan (pelepasan) karbon sehingga upaya mencegah perubahan iklim yang lebih ganas menjadi sulit atau tak mungkin dilakukan," kata ketua peneliti penerbit laporan ilmiah yang juga peneliti senior UKERC, Steve Sorrell.

Laporan ini memang mendukung optimisme dunia mengenai masih besarnya sumber minyak dunia, namun lokasinya lebih banyak berada di tempat yang relatif sulit untuk dieksploitasi sehingga produksi minyak melambat dan lebih mahal.

Laporan itu juga menggarisbawahi, percepatan penurunan produksi minyak di ladang-ladang yang sekarang ada, sampai sekitar duapertiga dari kapasitas produksi sekaranbg, harus dilakukan sebelum tahun 2030 guna mencegah jatuhnya tingkat produksi minyak.

Sorrell mengatakan, adalah mustahil menakar dengan persis kapan puncak produksi minyak terjadi, karena datanya kurang meyakinkan dan banyak faktor untuk bisa sampai kepada kesimpulan itu.

"Namun bisa kami katakan bahwa jendela (eksplorasi minyak) tengah menyempit sangat cepat. Dampak berkurangnya cadangan minyak dunia akan sangat tergantung pada respons pemerintah dan skala investasi untuk teknologi energi baru," tegas Sorrell.

Laporan UKERC adalah penelitian pertama yang ditempuh melalui satu kajian yang independen, mendalam dan sistematik mengenai bukti dan alasan yang bisa menguraikan soal puncak produksi minyak dunia.


Sumber : Science Daily
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us