Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Saturday, November 18th 2017  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Batasi Pendirian Minimarket, Lindungi Pedagang Kecil
October 22th 2009
 

BANTUL - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Idham Samawi, menegaskan akan membatasi pendirian pasar swalayan dan minimarket sebagai upaya melindungi pedagang kecil di wilayah itu.

Selain itu, pembatasan pendirian pasar swalayan atau minimarket juga bertujuan menyelamatkan pasar tradisional di Bantul.

"Banyak warga Bantul yang menggantungkan hidupnya dengan berdagang di pasar, sehingga jumlah minimarket harus dibatasi jangan sampai menggeser keberadaan pasar," kata Idham, Kamis (22/10).

Idham mengatakan pembatasan itu juga dituangkan Surat Keputusan Bupati Nomor 503/5439 tanggal 27 September 2008 tentang penundaan pemberian izin pendirian minimarket dan swalayan.

"Sebenarnya sudah ada beberapa investor yang minta izin untuk mendirikan tujuh minimarket di sejumlah tempat namun kami belum memberikan izin tersebut," katanya.

Tujuh minimarket tersebut terdiri atas dua unit di sekitar Jogja Ekspo Center (JEC), dua unit di sekitar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan tiga unit di sekitar kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bantul.

"Hingga kini di Bantul terdapat 98 minimarket, kami berharap jumlah tersebut tidak bertambah dalam beberapa tahun ke depan," katanya.

Namun, jika memang diperlukan tambahan pendirian swalayan maupun minimarket, pihaknya berharap hingga jangka panjang tidak lebih dari 120 unit.

Pendirian swalayan dan minimarket juga harus memiliki jarak minimal dengan pasar tradisional. "Ini untuk menghindari konsumen beralih ke lokasi swalayan ketika tidak menemukan sesuatu yang diinginkan di pasar," katanya.

Saat ini, di Bantul terdapat 29 pasar tradisional, yang sebagian telah direnovasi dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung. "Ini bukti bahwa Bantul benar benar menunjukkan keberpihakan pada rakyat terutama para pedagang, dan melestarikan pasar tradisional," katanya.

(kompas)

 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us