Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Monday, November 20th 2017  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Pemerintah Pertanyakan Relevansi Pemutaran Rekaman, MK Putar Rekaman Sesuai UU
November 05th 2009
 
SURABAYA - Sebuah pameran teknologi militer karya anak muda Indonesia dilangsungkan di Graha ITS kemarin dan hari ini (5/11). Beragam peralatan perang milik TNI-AL hingga karya mahasiswa ITS dipamerkan dalam even bertajuk Indonesian Military Technology Exhibition (IMTE) itu.

Selain beberapa peralatan militer, robot penjinak bom karya dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS) ikut dipajang. Ada pula beberapa karya penelitian Balitbang Departemen Pertahanan seperti pakaian militer dari rami.

''Lewat pameran ini, kami ingin memotivasi mahasiswa untuk semakin giat membuat inovasi di bidang peralatan militer,'' ujar Kepala Bidang Perencanaan Iptek Pertanahan Balitbang Departemen Pertahanan Didiet Sudiro di sela-sela pembukaan IMTE kemarin.

Di antara beragam alutsista yang dipamerkan, yang paling menarik perhatian pengunjung adalah mesin pengintai melalui udara, quadrotor. Alat yang sistem kerjanya mirip helikopter tersebut diterbangkan dengan empat baling-baling. Ukurannya 50 cm persegi.

Alat itu memiliki kamera pengintai yang hasilnya bisa dipantulkan ke sebuah layar. Saat diterbangkan, alat tersebut nyaris tidak mengeluarkan suara apa pun.

Pengoperasiannya bisa secara manual menggunakan remote control atau otomatis dengan memprogram lintasan terbang lebih dulu. ''Tapi, menerbangkannya harus menggunakan remote control,'' jelas Dian Rusdiana Hakim, pembuat quadrotor dari PT Uavindo Nusantara, perusahaan di bidang pembuatan mesin pesawat terbang.

Dengan alat tersebut, pengguna bisa melihat atau mengintai dari udara. Dian menjelaskan, alat tersebut menggunakan beberapa sensor untuk menjalankan fungsinya sebagai pengintai. Alat itu bisa diterbangkan setinggi berapa pun yang diinginkan. Berdasar uji coba, alat tersebut bisa diterbangkan sejauh 6 kilometer dengan ketinggian maksimal 350 meter dari permukaan tanah.

Tak mau ketinggalan, ITS memamerkan karya terbaiknya. Yakni, program untuk pesawat pengintai yang diberi nama Sensing and Autonomous Urban Reconnaissance Network (Saturn). Program yang mirip cara kerja quadrotor itu merupakan karya Subchan PhD, dosen jurusan matematika FMIPA ITS.

Untuk keperluan post doc di Cranfield University, Inggris, Subchan membuat tiga macam program. Yakni, program untuk kendaraan darat nir awak terbang tinggi (punat) yang berfungsi mengintai dari udara, program untuk kendaraan darat nir awak rendah (KDNA) yang berfungsi untuk mengintai dari jalan darat, serta program untuk pesawat udara nir awak mikro (punam) untuk mengintai dari ketinggian yang rendah. ''Masing-masing alat itu dioperasikan secara bersamaan,'' jelasnya.

Masing-masing alat tersebut kemudian mengirimkan gambar ke monitor di ruang kendali. ''Dengan tiga alat itu, militer bisa mengintai tanpa melibatkan seorang personel dalam peralatan tersebut,'' kata penulis buku Computational Optimal Control: Tool and Practice yang diterbitkan untuk publikasi internasional itu.

Karya Subchan tersebut mendapat penghargaan RJ-Mitchell MOD Grand Challenge 2008 sebagai karya terbaik dalam sebuah kompetisi teknologi inovatif di Inggris.

Ketua Pelaksana IMTE Bandung Arry menyatakan, pameran peralatan militer tersebut merupakan rangkaian Dies Natalis Ke-49 ITS. ''Pameran ini untuk menunjukkan kepada publik bahwa anak-anak muda Indonesia mampu menciptakan teknologi militer yang tidak kalah oleh produk luar,'' tuturnya.

(jawapos.co.id)
 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us