Home About Us Client Transaction Data Center Legal Article Contact Us
Sunday, November 19th 2017  
  News  
Language
English | Indonesia
You're in : News
Gugatan Pembatalan Merek Rose Brand Kandas
November 06th 2009
 

Majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menilai Pengadilan Niaga Surabaya lebih berwenang mengadili gugatan pembatalan merek Rose Brand.

Gugatan pembatalan merek Rose Brand kandas. Majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan yang dilayangkan CV Bumi Waras. Bukan lantaran gugatan tidak terbukti, melainkan karena majelis hakim menyatakan Pengadilan Niaga Jakarta tidak berwenang mengadili perkara ini. Yang berwenang mengadili perkara ini adalah Pengadilan Niaga Surabaya sesuai dengan domisili tergugat II, Eddy Moeljono, pemilik merek merek "Rose Brand + Lukisan Bunga”. “Pengadilan Niaga Surabaya secara kompetensi relatif lebih berwenang dibandingkan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat,” kata ketua majelis hakim Sugeng Riyono saat membacakan putusan, Kamis (5/11).

 

Putusan majelis hakim itu sekaligus mengabulkan eksepsi kuasa hukum Eddy. Dalam eksepsi disebutkan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tidak berwenang karena Eddy berkedudukan di Surabaya. Selain itu, penarikan Direktorat Merek Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai tergugat I tidak bisa menjadi pembenar alasan gugatan diajukan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

 

Sebab, yang paling berkepentingan atas gugatan penghapusan atau pembatalan merek adalah pemilik merek atau orang yang diduga mendaftar atas itikad tidak baik. Direktorat Merek, kata Yanto, hanya menjadi pelaksana adiministratif di bidang merek. Yang berkepentingan secara langsung adalah Eddy selaku pemilik merek yang diajukan pembatalan.

 

Majelis hakim menyatakan penggugat dapat melayangkan gugatan di pengadilan sesuai domisili jika tergugat tidak keberatan. Jika pihak tergugat keberatan, maka pengadilan harus menolak dan menyatakan diri tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara. Dalam UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek, tidak ada ketentuan yang mewajibkan Direktorat Merek agar ditarik sebagai pihak. Namun demikian, Direktorat Merek tetap terikat pada putusan hakim. “Eksepsi tergugat cukup beralasan secara hukum sehingga gugatan dinyatakan tidak dapat diterima,” kata Sugeng.

 

Kuasa hukum CV Bumi Waras, Parjio menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim. Sementara, kuasa hukum Eddy, Yantp Jaya menyatakan putusan hakim sudah tepat. Menurut Yanto, azas pengajuan gugatan pembatalan atau penghapusan merek adalah azas domisili. “Jika tidak untuk apa ada pembagian wilayah pengadilan niaga,” ujarnya.

 

Perkara No. 44/Merek/2009/PN.JKT.PST ini bermula ketika CV Bumi Waras menyatakan keberatan dengan pendaftaran merek Eddy. Pasalnya, lukisan bunga mawar pada merek Rose Brand milik Eddy untuk barang yang diperdagangkan, tak sesuai dengan yang didaftarkan di Ditjen HKI. Apalagi, dari hasil penemuan di pasaran, CV Bumi Waras mengetahui lukisan bunga itu mirip dengan merek Rose Brand milik CV Bumi Waras.

 

Tindakan penggunaan merek yang tidak sesuai dengan pendaftaran itu bertentangan dengan Pasal 61 ayat (2) huruf b UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek. Karena itu berdasarkan Pasal 63, pendaftaran merek tergugat dapat dihapuskan.

 

Sementara, CV Bumi Waras telah memiliki merek “Rose Brand + Lukisan” pada 18 Oktober 1979. Bahkan jauh sebelum di daftarkan di Ditjen HKI, CV Bumi Waras telah menggunakan merek itu sebagai nama dagangnya. Selain Rose Brand, CV Bumi Waras memiliki nama dagang lain yakni "Bunga Mawar/Rose + Lukisan", "Cap Rose + Lukisan" dan atau "Mawar Rose + Lukisan". Merek tersebut digunakan sejak 1969 sesuai dengan pendirian badan hukum CV Bumi Waras.

Sumber: HukumOnline

 
 
  Total : 621 record(s) | | View All | Filter | Search  
 
 
     
08/16/2013   Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
07/05/2013   LexRegis Trip to Pari Island
06/18/2013   Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
05/31/2013   Removal of Data Center
12/28/2012   Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
06/22/2012   Government of DKI Jakarta Taking Advantages From raffic
06/22/2012   Resident Sue Foke for Continuous Traffic
06/22/2012   Judge Delete DPRD DKI as Defendant of Citizen Lawsuit
06/22/2012   Jakarta Traffic, Fauzi Bowo And SBY Being Sued
06/22/2012   Jakarta Traffic, Government of DKI And President Being Sued
 
 
 
 
Member Login
 
 
  Login
Sign Up
Forget your username or password?
 
Latest News Weekly
16/08/2013
Revision of the Minister of Agriculture Regulation No. 26/2007 regarding Plantation Business Permit
05/07/2013
LexRegis Trip to Pari Island
18/06/2013
Seven Important Points of BKPM Regulation No. 5/2013
31/05/2013
Removal of Data Center
28/12/2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Year 2013
All news...
 
 
 
Home | About Us | Client Transaction | Data Center | Legal Article | | Contact Us